Gaya Hidup

7 Tanda Pria Mapan Finansial Siap Menikah

Menikah tak sekadar bermodal cinta, namun butuh perencanaan keuangan matang dari pria

WarnaHidup, Jakarta – Dalam satu hubungan cinta pasangan, menikah merupakan impian terbesar. Namun, tak hanya cinta sebagai bekal mengarungi rumah tangga. Butuh, finansial mapan dari pasangan pria untuk mempersiapkan sebuah keluarga.

Untuk berkeluarga tentu banyak hal mesti dipersiapkan, mulai  rumah, perlengkapan rumah tangga, kendaraan, dan beragam kebutuhan lainnya. Belum lagi saat merayakan pernikahan juga butuh merogoh kocek dalam.

Untuk melihat pasangan kamu sudah cukup mapan finansial dan siap menikah dapat melihat beberapa hal.

1.Sudah punya pendapatan sendiri

Salah satu tanda pria mapan finansial adalah ketika dia memiliki pendapatan sendiri.  Di sini dia sudah konsisten mandiri untuk mencari penghasilan.

Terbayang bila seorang pria menikah dalam kondisi tidak punya penghasilan,  yang ada akan menjadi beban.

2.Mampu mengelola keuangan sendiri

Di sini seorang pria bisa dilihat juga bagaimana dia mengelola keuangan. Apakah dia masih tetap boros dan foya-foya dengan penghaisilannya? Atau dia dapat mengatur keuangannya dengan baik.

Bila dia sudah mampu mengatur keuangannya, maka dia juga akan sanggup untuk mernjalani kehidupan rumah tangganya kelak.

  1. Mau Berbagi Biaya dengan pasangannya

Memang ada beberapa orang yang tidak suka bila harus berbagi pengeluaran dengan orang lain. Namun, membicarakan pasangan hal berbagi, termasuk keuangan menjadi bagian penting.

Anda bisa menilai bagaimana sikap pasangan saat berbagi keuangan. Bila pria dengan senang hati berbagi bisa menjadi tanda dia sosok yang telah matang dalam soal keuangan. Mengingat pernikahan mau tidak mau terkait dengan berbagi biaya untuk kepentingan bersama.

  1. Mempunyai tabungan dan investasi

Di sini pria mapan mempunyai tabungan menjadi tanda siap menikah. Menabung memiliki arti besar karena dia sudah memikirkan tentang kebutuhannya di masa depan. Apalagi mengingat dia akan menjadi seorang kepala keluarga yang bertanggung jawab kelak.

  1. Memiliki rasa percaya kepada pasangannya tentang uang

Kemapanan finansial kekasih Anda adalah ketika dia membiarkan kamu sebagai kekasihnya menangani uanganya. Di sini tentu membutuhkan rasa percaya tinggi agar memperbolehkan kamu memiliki akses pada keuangannya.

6.Tidak punya kredit macet berjumlah besar

Perhatikan juga apakah pria tersebut mempunyai masalah kredit besar yang macet. Bila terbukti dia masih memiliki beban kredit berjumlah besar, sebaiknya tunda dulu pernikahan. Karena kredit macet ini dapat menjadi beban berat bagi keuangan ketika menikah.

  1. Melibatkan kamu dalam rencana keuangan demi tujuan bersama

Apakah kekasih kamu  mempunyai rencana untuk mencapai tujuan bersama?  Apakah hubungan dengan kamu menjadi prioritas hidupnya? Hal seperti ini penting sebagai dasar pernikahan kokoh.

Kamu bisa melihat apakah kekasih kamu mengajak diskusi soal membeli rumah untuk tempat tinggal usai menikah, bagaimana cara menyusun pengeluaran berdua, dan hal penting lainnya.

 

 

 

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close