Gaya Hidup

7 Tips Mudah Pelihara Ikan Cupang buat Pemula

Alasan menghilangkan stres, ikan cupang menjadi salah satu trend hobi saat pandemi Covid-19.

Warna Hidup, Jakarta – Sejak pandemi Covid-19 sepertinya kian banyak orang yang melakukan hobi baru. Sebut saja mulai dari bersepeda, menanam pohon, memasak, memelihara binatang, dan lainnya. Salah satunya yang saat ini sedang menjadi tren adalah memelihara ikan cupang.

Cupang (Betta sp) memang merupakan ikan berukuran kecil. Namun dengan warna dan keindahan sirip dan ekornya banyak membuat orang jatuh cinta. Bagi penggemarnya melihat ikan cupang berenang mirip seperti penari dengan selendang warna-warni indah. Keindahan ikan inilah yang kini kian diminati dan menjadikan harga cupang ini bisa mahal.

Cupang merupakan ikan air tawar yang habitat asalnya beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Vietnam.

Meski kecil tubuhnya, tetapi ikan ini dikenal cukup agresif dalam mempertahankan wilayahnya.  Banyak yang mengenalnya sebagai ikan untuk diadu.

Lazimnya cupang dikelompokkan dalam tiga kelompok yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar. Mengacu pada bentuk ekor, dikenal beberapa jenis yakni serit (crowntail) atau mahkota.

Cupang ini memiliki ekor mirip duri. Ada juga ekor setengah bulan (half moon). Ciri khas ikan ini yaitu ekor dan sirip seakan menyatu sehingga membentuk setengah lingkaran. Ada juga cupang slayer yang memiliki sirip panjang berwarna-warni seperti selendang.

Kebanyakan orang menganggap memelihara cupang mudah karena habitat aslinya di sungai atau rawa. Ikan ini juga dianggap kuat bertahan hidup meski tanpa aerator (penyuplai oksigen).

Di sinilah banyak orang salah terka.  Karena dengan perawatan yang tidak tepat, maka akan membuat ikan ini mati.

Nah agar ikan cupang kamu tetap hidup sehat dan indah,  berikut 7 tips pelihara ikan cupang terutama bagi pemula.

1.Siapkan Wadah Besar

Krista Keller, dokter hewan di Rumah Sakit Pendidikan Hewan Universitas Illinois di Urbana menuturkan, hal pertama yang harus diperhatikan dalam memelihara ikan cupang adalah lingkungannya. Kebanyakan, ikan cupang ditempatkan di wadah kecil. “Ikan cupang sering terlihat hidup dalam mangkuk yang terlalu kecil untuk berenang dan bersembunyi secara normal,” kata Keller seperti dikutip dari halaman resmi University of Illinois at Urbana-Champaign.

Idealnya, mereka mereka berada dalam wadah minimal tangki berukuran setara 19 liter.  Memiliki lingkungan sebesar itu, memungkinkan ikan cupang untuk menunjukkan aktivitas normal dan memiliki lingkungan bersih.

  1. Perhatikan Suhu dan Kualitas Air

Kualitas air sangat penting untuk kesehatan ikan. Racun dapat menumpuk seiring waktu dari urine, feses, dan pemecahan makanan yang tidak dimakan di dalam air dapat mengotori air

Kualitas air juga perlu diperhatikan. Bila untuk air ledeng (PAM) umumnya lebih bersih dibanding air sumur atau sungai. Tetapi umumnya air ledeng itu banyak mengandung klorin yang membahayakan ikan. Karena itu paling baik adalah menggunakan air kemasan.

3.Dekorasi Akuarium Jangan Terlalu Berlebihan

Inginnya sih membuat akuarium indah dengan berbagai aksesori. Namun justru malah berlebihan dan gagal tampil indah.  PIlih dekorasi yang tidak memiliki permukaan lancip atau tajam agar tidak merobek sirip ikan.

  1. Penyaring Kotoran

Meski cupang berasal dari sungai atau rawa, bukan berarti akuariumnya tidak dibersihkan. Diperlukan juga penyaring kotoran agar kualitas air di akuarium tetap terjaga. Gunakan penyaring akuarium dengan kekuatan isapan lembut, karena bila terlalu kuat dapat merusak sirip atau ekor ikan.

 

  1. Makan Akar Tanaman?

Memang cupang dapat makan tumbuhan. Namun ini sebagai tambahan saja. Intinya, cupang merupakan karniovora yang memakan serangga. Selain itu juga perlu diberi pelet atau makanan kering yang berkualitas baik setiap harinya.

  1. Biarkan Cupang Sendiri

Ikan cupang secara alami bersifat teritorial dan tidak boleh ditempatkan bersama ikan cupang lain dalam satu wadah. Jika itu terjadi, mereka akan berkelahi dan melukai satu sama lain yang seringkali berujung kematian. Jadi hari-hari unutk menyatukan ikan cupang kamu dalam satu wadah.

  1. Nutrisi Tambahan

Sama seperti kucing dan anjing atau hewan peliharaan lain, ikan cupang bisa mengalami obesitas atau masalah kesehatan lain jika diberi makan berlebihan. Idealnya, setiap hari ikan cupang harus diberi jumlah makanan yang dapat dimakannya dalam waktu 3 sampai 5 menit, tanpa ada sisa makanan. Sisa makanan akan tenggelam ke dasar tangki dan menyebabkan air keruh dan beracun.

Selain itu, ikan cupang juga bisa diberi suguhan. Mereka harus diberi makanan berprotein tinggi seperti cacing darah (bloodworm) atau udang air asin yang diberi makan hidup-hidup atau dibekukan kering. Ingat, ini hanya diberikan secukupnya, jangan berlebihan.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button