Gaya Hidup

8 Tips Persiapan Penting Wawancara Kerja Online

Saat pandemi, wawancara pekerjaan lebih banyak dilakukan online. Ini persiapannya.

Pandemi Covid-19 saat ini membawa banyak pengaruh dalam berbagai aktivitas kehidupan. Salah satunya adalah berubahnya cara mendapatkan pekerjaan dengan maraknya wawancara online.

Salah satu proses mencari pekerjaan adalah wawancara dengan pihak perusahaan. Hal ini menjadi bagian yang harus diperhatikan. Soalnya, bila wawancara langsung datang sepertinya saat ini sulit dilakukan. Solusinya adalah wawancara online.

Namun, wawancara online ini meski terlihat mudah butuh persiapan matang. Nah apa saja agar wawancara online sukses dan kamu bisa mendapatkan pekerjaan?

Berikut ini tips dari indeed.com: 

  1. Kenali aplikasi yang digunakan

Sebelum melakukan wawancara online, pertimbangkan alat apa yang akan digunakan pemberi kerja. Beberapa alat konferensi online yang populer adalah Zoom, Ringcentral, GotoWebinar. Aplikasi chat lain seperti Slack, Skype, Facebook, dan Wattsapp juga dapat digunakan untuk wawancara online.

Saat melakukan wawancara online, biasakan diri kamu familiar dengan perangkat tersebut.

Jika perlu, berlatihlah terlebih dahulu untuk memastikan wawancara berjalan lancar. Bisa juga mencoba terelbih dahulu bersama teman atau keluarga kamu.  Pastikan perangkat yang dipakai untuk wawancara online berfungsi normal di rumah kamu.

Yang paling penting adalah memposisikan kamera komputer kamu sehingga pewawancara mengira kamu sedang menatap mata mereka.

Latihan itu penting dan jika mungkin, rekam beberapa video sendiri untuk melihat sudut pandang sebelum wawancara.

  1. Mempersiapkan wawancara online

Untuk wawancara online, lingkungan fisik dan lingkungan jaringan penting. Sebelum wawancara formal, pastikan suasana relatif tenang dan bersih.

Keduanya dapat mencerminkan kualitas wawancara dan kondusif untuk wawancara online yang lancar dan berkualitas tinggi. Selain itu, pastikan cek sinyal kamu  untuk memastikan tidak ada gangguan teknis seperti video lambat atau kualitas audio yang buruk.

Yang juga penting adalah intonasi bicara kamu. Bicara dengan jelas dengan nada yang normal.

  1. Perhatikan Penampilan

Persiapkan diri untuk wawancara video sama pentingnya dengan persiapan untuk wawancara langsung. Jadi, pastikan kamu berpakaian dengan benar dan menggunakan warna yang tidak akan berbenturan dengan video.

Berikut beberapa praktik terbaik:

  • Pilih warna-warna hangat yang cocok untuk kulit kamu
  • Warna ungu, kobalt, cocok untuk video. Hindari warna putih, merah cerah, dan hitam seluruhnya.
  • Tetap klasik dengan gaya
  • Pakai perhiasan tapi tetap sederhana
  • Make up tidak terlalu tebal
  • Yang terbaik adalah memiliki latar belakang putih atau latar belakang polos.

4.Ucapan yang jelas

Komunikasi itu penting. Cobalah untuk tidak gugup. Pastikan kamu cukup berlatih – di depan cermin atau dengan sehabat atau keluarga.  Bisa dimengerti kalau kamu sedikit gugup, tetapi jadilah diri sendiri. Atur napas saat bicara dan fokus pada jawaban kamu.

  1. Siapkan beberapa pertanyaan sebelumnya

Bersiaplah untuk mengajukan beberapa pertanyaan kepada pewawancara. Kamu dapat mengajukan pertanyaan tentang perusahaan, peran atau bahkan mengajukan pertanyaan pewawancara tentang mereka. Beberapa pertanyaan yang bisa kamu gunakan sebagai panduan:

  • Seperti apa tanggung jawab sehari-hari untuk posisi pekerjaan?
  • Kepada siapa kamu akan melapor dan bagaimana struktur departemennya?
  • Apakah kamu akan bekerja dalam tim kecil atau besar?

6.Tersenyumlah saat menjawab pertanyaan

Kamu mungkin berpikir bahwa karena ini adalah wawancara telepon, pewawancara tidak akan tahu apakah kamu tersenyum, tetapi kamu salah. Nada suara kamu memengaruhi ekspresi wajah kamu.

Tersenyum dan menggunakan gerakan tubuh normal dapat membuat suara kamu lebih lembut dan bersahabat saat menjawab pertanyaan.

Jika itu adalah wawancara video, tersenyumlah lebih banyak untuk memberi kesan yang baik. Gunakan bahasa tubuh yang alami seolah-olah kamu berbicara secara langsung. Lihat langsung ke kamera, seolah-olah kamu sedang menatap mata pewawancara.

7. Berikan jawaban positif untuk semua pertanyaan

Jangan terjebak dalam wawancara telepon tentang pendapat kamu tentang bos masa lalu atau pesaing perusahaan kamu.

Siapapun yang memberikan penilaian negatif terhadap mantan atasan atau pesaing dipandang memiliki sikap negatif terhadap pekerjaan sebelumnya.

Alih-alih, fokuslah pada apa yang telah kamu pelajari dari perusahaan sebelumnya.

  1. Tanyakan Proses Selanjutnya

Tidak seperti wawancara kerja tradisional, wawancara online sering kali berakhir tiba-tiba seperti panggilan telepon. Jadi, setelah kamu perlu memastikan dari pewawancara bahwa wawancara telah selesai, kamu harus bertanya apa langkah selanjutnya.

Misalnya, tanyakan pewawancara kapan kamu akan mendengar kabar dari perusahaan, atau bentuk komunikasi apa yang akan mereka gunakan.

Mudah bukan persiapannya? Kamu bisa coba saat ada wawancara online ya.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close