Tekno

Berteman dengan Bos di Media Sosial, Perlukah?

Anda baru saja seminggu bergabung dengan perusahaan Anda sekarang bekerja dan telah memiliki catatan yang baik.

Pergi sudah rasa tegang Anda di minggu pertama, dan ketika Anda sedang membuat rencana kerja dengan rekan Anda, muncullah permintaan pertemenan dari bos Anda di media sosial! Ketegangan baru segera dimulai.

Hal ini sering kali menjadi dilema bagi lingkungan kerja moderen: Haruskah Saya berteman dengan bos saya di jejaring sosial?

Tentunya Anda tidak mau salah melangkah dan mengambil risiko dengan tidak mau menyinggung atasan Anda, namun apa tidak apa-apa jika kita tidak memisahkan kehidupan profesional dengan personal.

Kini kita dalam dunia yang segalanya dengan mudah bisa terhubung, keadaan seperti itu bisa dihindari dan dapat menimbulkan pertanyaan: Bagaimana seseorang bisa menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional mereka di era digital?

Lebih penting lagi, bagi mereka yang mengelola online personal tanpa mengorbankan kehidupan profesional mereka? Karena tak sedikit juga ada orang yang kehilangan pekerjaan karena postingan di media sosial.

Anda masih berpikir apakah aktivitas  di sosial media berimbas pada kehidupan karier seseorang? Cerita berikut akan memberikan sedikit gambaran bagi Anda seperti dikutip dari JobStreet:

1. Utusan AS Anthony Weiner menemukan foto dirinya di dunia maya setelah dia mengirimkan beberapa foto intimnya melalui sosial media Twitter pada tahun 2011.

Dia kemudian mengundurkan diri setelah peristiwa tersebut, namun sebelumnya banyak media yang memperolok dirinya dan mengancam media untuk tidak memberitakan kecerobohannya tersebut.

2. Anton Casey, seorang bankir Inggris di Singapura dipecat dari kantornya crossinvest Asia setelah mengunggah komen rasis di Facebook ketika sedang menumpang MRT dengan anak laki-lakinya.

3. Amy Cheong mengalami hal yang serupa setelah mengunggah status sumpah serapah terhadap komunitas Malaysia di Singapura dan budaya mereka, Walhasil, National Trades Union Congress memecatnya dari jabatannya sebagai Asisten Direktur.

4. Ashley Payne sedang berlibur di Eropa dan mengunggah foto dirinya dengan seseorang yang sedang minum alkohol di facebook. Seseorang lalu melaporkan foto tersebut kepihak sekolah dan akhirnya dia dipaksa untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai guru di Apalachee High School, Georgia, AS.

5. Emma Short, seorang agen travel dari Coverty di UK, dipecat setelah menggunakan halaman Facebook untuk berkomentar negatif mengenai rekan kantor yang diduga telah dia buli. Dalam sebuah status, Short mengatakan bahwa dia ingin meninju wajah rekan kerjanya.

Statusnya sebagai karyawan ditangguhkan pada saat itu dan kemudian dipecat dari pekerjaanya karena telah menunjukan tindakan penuh ancaman dan melanggar kebijakan perusahaan internet.

6. Larry Johnson dipecat dari posisinya sebagai Kansas City Chief setelah mengunggah foto penginaan terhadap kaum gay di Twitter. Dia ditangguhkan dan kemudian manajemen memecatkan setelah masyarakat memintanya turun dari jabatannya.

Belajar dari enam pengalaman di atas, bijaklah saat menggunakan media sosial. Berteman atau tidak dengan bos Anda, itu tergantung pada kenyamanan dan kedekatan Anda dengan si bos. Apakah Anda ingin memisahkan kehidupan pribadi dengan profesional atau tidak.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close