Terkini

Wajib Tahu, 4 Syarat Naik KA Jarak Jauh Selama PSBB Ketat

Buat kamu yang akan melakukan perjalanan naik kereta api jarak jauh perlu simak peraturan terbaru

Kamu sudah tahu kan kalau Pemerintah telah menetapkan diberlakukannya masa PSBB ketat di Pulau Jawa dan Bali pada 11-25 Januari 2021? Untuk itu, PT KAI keluarkan syarat penumpang kereta jarak jauh. Apa saja sih aturannya?

Berbagai aturan telah dikeluarkan Pemerintah agar pada masa PSBB aktivitas masyarakat dibatasi.  Tujuannya tak lain agar penularan virus Corona tidak meluas.

Namun bagi yang tetap perlu melakukan perjalanan perlu memperhatikan beberapa berbagai aturan. Salah satunya ketentuan yang dikeluarkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

“Sesuai dengan Surat Edaran Kemenhub No 4 Th 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Pandemi COVID-19. KAI mendukung penuh kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 melalui moda transportasi kereta api,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan resminya Sabtu (9/1).

Pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil non reaktif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan.

Namun syarat tersebut tidak diwajibkan untuk pelanggan dengan usia di bawah 12 Tahun.

Selain itu, ada beberapa syarat lainnya yang wajib diperhatikan sebelum naik KA Jarak Jauh pada masa PSBB ketat. Ketentuan ini berlaku sejak 9-25 Januari 2021.

Pertama, pelanggan KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celcius.

Kedua, memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut, memakai face shield, dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.

Ketiga, tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan.

Keempat, bagi pelanggan KA yang perjalanannya kurang dari 2 jam tidak diperkenankan untuk makan dan minum, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Jika di dalam perjalanan pelanggan menunjukkan gejala COVID-19, menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare dan demam atau suhu badan lebih dari 37,3 derajat celcius maka pelanggan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan selanjutnya diturunkan di stasiun terdekat untuk dilakukan pemeriksaan.

“Untuk mencegah penyebaran COVID-19, setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol Kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” imbuhnya.

Nah, buat kamu yang mau melakukan perjalanan dengan kereta api sudah harus penuhi syarat-syaratnya ya.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button